Thursday, 16 February 2017

Stempel Tanda Digelarnya Unit Usaha Multimedia

Kalau pernah nonton film aksi dengan setting klasik kadang ada prajurit atau pendekar yang membawa stempel kerajaan yang sangat besar dan mungkin berbahas besi atau emas sebagai tanda pengenal, atau tanda kekuasaan atau kekuatan sebagai pemilik stempel yang biasanya dimiliki bangsawan atau kerajaan.  Begitu pula kalau ingin membuat sebuah usaha stempel adalah hal paling penting sebagai tnda keabsahan dalam bertransaksi. Maka unit usaha dari multimedia dengan hadirnya stempel ini sebagai tanda dimulainya bergeraknya usaha... Bismillahirohmanirohim...

Wednesday, 15 February 2017

Jalan Seru Ke Sentra Percetakan Cirebon

Bersama tumpukan cetakan kalender 
Rabu pagi tadi, 15 Februari 2017 di mana sekolah sedang libur karena ada pilkada serentak di beberapa daerah tetap terasa tidak sepi... Kenapa tuh? Karena hari ini beberapa anak Multimedia yaitu Amir Dinillah, Tedja Saputra, Faisal Ernoto, dan Nurohman bersiap ke Cirebon untuk mengambil kalender dan mug yang dicetak di sentra percetakan yang ada di jalan Kanggraksan Cirebon. Tentunya ditemani pak Ahmad Amin dan bapake, juga pak Ipin sebagai supir... Saya sendiri hari ini ada tugas yang lainnya yang bakal diceritakan besok lagi deh... Insya Allah. Kembali ke perjalanan mengenal dunia percetakan yang akan saya ceritakan berdasar beberapa dokuemntasi foto dari Faisal Ernoto lewat jejaraing sosial selama dalam perjalanan...

Monday, 13 February 2017

"Wearpack" Kebanggaan Multimedia

Setelah melewati kunjungan industri ke dua tivi terbesar di Indonesia, kayaknya kurang apdol kalau tidak membahas yang satu ini... Yaitu wearpack Texaz Multimedia yang selama perjalanan cukup berhasil menarik perhatian dari mulai di masjid Istiqlal, Metro TV, sampai dengan TRANS7. Ini dia cerita awalnya seragam kompetensi Komputer Multimedia di SMK Teladan Kertasemaya, Indramayu dimulai...

Saturday, 4 February 2017

TexazMagz: Dari Peresmian Bengkel Sang Juara

TexazMagz: Dari Peresmian Bengkel Sang Juara: Pak Adi Sukardi, kepala program TSM sedang menjelaskan kepada tamu Sabtu pagi ini tidak seperti biasanya di SMK Teladan Kertasemaya span...

Saturday, 28 January 2017

Karya Dari Kertasemaya Di Lomba Kartun Iran

Karya Ahmad Zeni, S.Sn

Apa bedanya kartun dan karikatur? Dalam pelajaran Seni Budaya kalau ditanyakan ke peserta didik kadang masih belum ngeh...  Atau malah kartun kadang dianggapnya animasi hehehe... Tiga karya ini memang mirip kesannya... Hanya dibedakan kalau kartun adalah gambar lucu, animasi adalah gambar bergerak, dan kalau karikatur adalah gambar sosok tokoh yang didistorsi. Jadi kalau ada yang pesan jasa karikatur jangan marah kalau mukanya tidak seimut atau seganteng kalau gambarnya dikartunkan. Itu saja deh kalau soal teori atau istilah berdasarkan pengamatan saya, siy... Eh, sekedar berbagi kebahagiaan lagi kalau dari kompetensi Multimedia SMK Teladan Kertasemaya, Indramayu ada beberapa karya kartun yang diikutkan pada lomba kartun yang diadakan di negara Iran.

Thursday, 26 January 2017

Serunya Kunjungan Industri Multimedia


Alhamdulillah, pada hari Rabu, 25 Januari 2017 SMK Teladan Kertasemaya, Indramayu sudah melakukan kunjungan industri ke beberapa tempat oleh tiga kompetensi dari empat kompetensi yang ada di SMK Teladan Kertasemaya. Kompetensi Akuntansi ke Museum Bank Indonesia di Kota Tua Jakarta, Tata Busana ke kawasan Industri PT YKK di daerah Bogor, dan kami dari kompetensi Multimedia ke dua stasiun televisi yaitu Metro TV dan TRANS7. Walau rasa lelah dan rasa bersabar untuk menunggu dimulainya kunjungan dibayar dengan keseruan, keceriaan, kebersamaan dan tentunya beberapa oleh-oleh dari perusahaan yang dikunjungi.

Sunday, 1 January 2017

Perkembangan Buku Di Desa? Atau Komik?

Ketika saya berada di kota besar, dan juga bekerja di sebuah penerbitan, aktif membuat buku jenis komik, dan terkadang ikut kegiatannya baik pameran dan diskusi dari tahun 2001 sampai tahun 2014. Dan sebelumnya juga bekerja di sebuah perusahaan komik di Bandung... Jadi cukup merasakan suka duka pembuatan buku di tahun 1997 sampai dengan  awal tahun 2000an... Mencoba jalur indi dengan membuat buku dengan produksi fotokopian, covernya saja yang dicetak, sampai era POD (Print On Demand). Mengenai penjulan buku? Pernah juga dengan cara jualan buku melalui acara komik, titip jual komunitas, sampai dengan nitip di toko buku yang berada di mall besar di ibukota. Nah, bagaimana dengan perkembangan buku sekarang? Terutama di daerah, tepatnya di desa?